Sabtu, Desember 07, 2013

CAra Mengolah Kulit Manggis

Assalammualikum WR WB

Cara Mengolah Kulit Manggis Yang Benar

Cara  mengolah kulit manggis Yang Benar - Cara mengolah kulit manggis tidaklah begitu sulit, namun banyak yang kurang paham bagaimna cara mengolah yang benar agar khasiat kulit manggis tersebut benar-benar terasa. Mungkin selama ini anda mengolah kulit manggis hanya dengan memblendernya saja seperti membuat jus biasanya. Cara tersebut sebenarnya tidak salah, hanya saja anda kurang mendapatkan khasiatnya dan khasiat yang anda dapat mungkin hanya cocok untuk mencegah datangnya penyakit. Untuk mengobati, cara mengolah kulit manggis ada perbedaannya, untuk mendapatkan ekstrak kulit manggis ada langkah-kangkahnya yang akan saya berikan untuk anda.
 cara-mengolah-kulit-manggis-1

 1. Pertama pisahkan buah dari kulitnya, anda bisa memasukan bijinya yang kaya lemak atau hanya ingin khasiat Zanthone dari kulitnya saja. 

2. Pisahkan kulit kuar dengan kulit bagian dalam dengan menggunakan sendok. pertama, pisahkan kulit manggis dengan buahnya. Pengolahan bisa dengan mengikutsertakan biji manggis (kaya lemak) atau hanya sekadar kulit manggis yang mengandung Xanthone. Gunakan sendok untuk mengeruk bagian dalam kulit yang sudah dibersihkan, dan pisahkan dari kulit keras di bagian luarnya.

3. Simpan dilemari es jika jumlahnya belum cukup, kisa merasa sudah cukup, campur ethanol dan air dengan perbandingan 1:2 dan diblender

4. Endapkan selama 24 jam

5. Pisahkan ampas dengan hasil ekstrak Xanthone kulit manggis dengan menyaringnya.

6. Setelah dapat ekstrak Xanthone kulit manggis, agar rasanya enak, bisa dicampur dengan madu dan unutk pewanginya juga bisa dicampur buanga rosela atau pewangi alami lainnya seperti apel dan anggur.

7. Setelah dicampur, ekstrak kulit manggis dipanaskan dengan suhu 90-95 derajat celsius selama 10 menit, ini dilakukan untuk melarutkan ethanol yang dicampurkan sebelumnya. 

8. Dinginkan dengan suhu kamar, pencampuran dengan madu atau pewangi alami sebaiknya setelah dipanaskan dengan suhu 90-95 derajat celsius. 

9. Ekstrak kulit manggis siap dinikmati.

Cara mengolah kulit manggis diatas bisa anda aplikasikan segera jika keluarga atau kerabat anda menderita penyakit tertentu. Jika hanya untuk pencegahan, anda cukup mengkosumsi manggis atau membuat jus kulit manggis saja. Semoga cara mengolah kulit manggis diatas bisa mengobati penyakit anda.

Selasa, Desember 03, 2013

Cara MEndaur ulang Oli Bekas

Assalammualikum WR WB

Daur Ulang oli Bekas

Oli bekas yang selama ini kita kenal selama ini selalu kita buang. Ternyata oli bekas bisa didaur ulang dan bisa dimanfaat kan lagi.

Proses Pengolahan Oli Bekas
Tahap pertama merupakan pemisahan air dari oli bekas, proses ini menghasilkan limbah air yang berasal dari campuran oli bekas.

Tahap kedua memisahkan kotoran dan aditif nya (penambahan bahan kimia). Tahap ketiga dilakukan untuk perbaikan warna, mengasilkan bahan dasar pelumas (bdp) dan limbah lempung. Yang terakhir mengolah bahan dasar menjadi pelumas atau disebut juga dengan blending.

Tiga Tahapan Daur Ulang oli Bekas

Cara pertama, daur ulang oli bekas menggunakan asam kuat untuk memisahkan kotoran dan aditif dalam oli bekas. kemudian dilakukan pemucatan dengan lempung. Produk yang dihasilkan bersifat asam dan tidak memenuhi syarat.

Cara kedua, campuran pelarut alkohol dan keton digunakan untuk memisahkan kotoran dan aditif dalam oli bekas. Campuran pelarut dan pelumas bekas yang telah dipisahkan di fraksionasi untuk memisahkan kembali pelarut dari oli bekas. Kemudian dilakukan proses pemucatan dan proses blending serta reformulasi untuk menghaasilkan pelumas siap pakai.

Cara ketiga. pada tahap awal digunakan senyawa fosfat dan selanjutnya dilakukan proses perkolasi dan dengan lempung serta dikuti proses hidrogenasi.

Kamis, November 21, 2013

Cara Unuk Mengucapkan Terima Kasih

Assalammualikum WR WB

5 Cara Asyik Mengungkapkan Terima Kasih



Mengucapkan terima kasih tidak hanya cara menghargai orang lain dan membuatnya merasa senang, tapi dengan dua kata sederhana itu, kita bisa mendapatkan relasi yang baik dengan setiap orang.

Tidak ada cara khusus untuk mengungkapkan rasa terima kasih, tapi ada lima cara terbaik untuk mengatakannya:

1. Katakan sambil tersenyum

Tak ada cara yang lebih ideal untuk mengekspresikan rasa syukur kita terhadap orang lain, selain dengan tersenyum. Senyum akan meningkatkan setiap nilai. Ini adalah cara paling manis, sekaligus paling halus dan tulus untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepada siapa pun, bahkan orang asing.

2. Menulis catatan kecil “Terima Kasih”

Cara lain yang mudah namun efektif untuk mengucapkan terima kasih pada rekan kerja, suami, pacar, kakak, adik, ayah, bos atau seseorang yang dekat dengan kita adalah menulis catatan kecil yang manis dan buat sebagai kejutan; menaruhnya di dalam laci atau menempelnya pada barang yang sering mereka gunakan seperti komputer. Ini akan membuat mereka tiba-tiba senyum manis.

3. Katakan dengan bunga

Cara manis tapi mengejutkan untuk mengatakan "Terima Kasih" adalah dengan bunga. Bunga akan menyampaikan pesan terima kasih kita melalui aroma dan keindahannya. Untuk yang tinggal jauh dari kita, kita juga dapat mengirimkannya.

4. Katakan dengan hadiah kecil

Hadiah kecil seperti pena adalah hal menyenangkan bagi pria, dan syal atau barang cantik adalah hal menyenangkan bagi kaum perempuan. Menulis kartu juga bisa kita jadikan pilihan yang baik.

5. Secangkir kopi untuk ‘terima kasih’

Cara lain yang juga efektif untuk mengungkapkan terima kasih adalah mengatakannya dengan secangkir kopi yang baru diseduh.

“Terima kasih yang tidak disampaikan tidak berguna untuk siapa pun.” - G.B. Stern

“Mengatakan terima kasih tidak terikat dengan ritual atau cara tertentu. Yang jauh lebih penting adalah mengatakannya dengan tulus, dengan hati kita.” - Anonim

Minggu, November 17, 2013

Sistem Kemudi

Assalammualikum WR WB

SISTEM KEMUDI
Sistem kemudi berfungsi mengatur arah kendaraan dengan cara,membelokkan roda depan. Bila roda kemudi diputar, kolom kemudi
meneruskan putaran ke roda gigi kemudi. Roda gigi kemudi ini memperbesar momen putar, sehingga menghasilkan tenaga yang lebih besar untuk
menggerakkan roda depan melalui sambungan-sambungan kemudi (steering linkage).

Ada dua model sistem kemudi yang umum digunakan pada mobil,yaitu model recirculating ball

dan model rack dan punion

Kolom kemudi (steering column) 
Kolom kemudi terdiri atas main shaft yang meneruskan putaran
roda kemudi ke roda gigi kemudi, dan kolom kemudi yang mengikat
main shaft ke bodi. Ujung atas dari main shaft dibuat meruncing dan
bergigi.

Di ujung inilah roda kemudi diikat dengan sebuah mur
Bagian-bagian dari kolom kemudi ditunjukkam pada

2. Roda gigi kemudi (steering gear) 
Roda gigi kemudi selain berfungsi mengarahkan roda depan, juga
berfungsi sebagai gigi reduksi untuk memperbesar momen agar 
kemudi menjadi ringan dan gangguan-gangguan terhadap roda tidak
langsung dirasakan oleh pengemudi.

Ada beberapa jenis roda gigi kemudi, tetapi yang banyak digunakan dewasa ini adalah jenis recirculating ball


dan


dan pinion

Janis recirculating ball digunakan  pada
mobil penumpang ukuran sedang sampai besar dan mobil komercial
sedangkan jenis rack dan pinion digunakan pada mobil penumpang ukuran kecil sampai sedang. 
sambunbungan-sambungan kemudi (steering linkage)

Walaupun mobil bergerak naik-turun, gerakan roda kemudi harus dapat diteruskan ke roda·roda dengan sangat tepat (akurat) setiap saat, untuk ilu diperlukan sambungan-sambungan kemudi (steering linkage. Babarapa model sambungan·sambungan kemudi
suspensi rigid

suspensi independen




Power steering
power steering

Sistem power steering direncanakan untuk mengurangi tenaga pengemudian saat mobil bergerak pada putaran rendah dem menyesuainya pada tingkat tertentu bila kendaraan bererak mulai kecepatan
sedang sampai kecepatan tinggi.

Pada sistem power steering terdapat
bosster hidraulis yang ditempatkan di bagian tengah mekanisme kemudi.
Power steering model integral

memperlihatkan mekanisme power steering model
integral. Bagian utamanya terdiri atas tangki reservoir (berisi fluida),
vane pump yang membangkitkan tenaga hidraulis, gear box yang berisi control valve, power pinton, dan steerig gear (jenis recirculating balt).
pipa-pipa yang mcngalirkan fluida dan selang-selang fleksibel.
Power sfeering model rack dan pinion
Power steering model ini mekanismenya sama dengan model integral, tetapi control valvenya termasuk di dalam gear housing dan power pistonnya terpisah di dalam power cylinder.

roda

Output terakhir dari tenaga putar mesin adalah pada roda. Sambil
memikul berat kendaraan roda juga berfungsi meredam kejutan
kejutan dan menambah kenyamanan pengendara. Roda dapat dibagii
menjadi dua bagian, yaitu pelek roda (disc wheel dan ban (tire).
Pelek roda


memperlihatkan
sebuah model velg roda yang banyak
digunakan pada mobil penumpang.

Velg roda dipasangkan pada poros
roda (axle shaft) dengan menggunakan
empat atau enam baut. Baut-baut

Ban adalah bagian mobil yang barsentuhan langsung dengan permukaan jalan. Selain berfungsi meredam kejutan, ban juga bertugas menjejak dengan gaya geseknya pada jalan selama kendaraan berjalan, membelok, dan saat pengereman.

Menurut konstruksinya ban dapat dibedakan menjadi ban bias
dan ban radial

Ban bias mengasilkan jalannya kendaraan lebih lembut, tetapi kemampuan membelok dan ketahanan ausnya kurang. Ban radial menghasilkan kemampuan membelok dan kemampuan kecepatan tinggi yang baik serta tahanan gelindingnya
rendah.

Daya tahan ausnya lebih tinggi dibanding ban biasa. Tetapi pada jalan yang tidak rata dengan kecepatan rendah, ban radial lembut
dirasakan pengendara.
Menurut penampungan isi udaranya, dapat dibedakan menjadi ban
biasa dan ban tubles

Pada ban biasa, udara ditampung
pada ban dalam. Katup atau pentilnya bersatu dengan ban dalam. Bila ban
biasa tertusuk benda tajam maka akan langsung kempes. Pada ban
tubles tidak terdapat ban dalam, tekanan udara hanya ditahan oleh lapisan ban dalam yang kedap udara. Katup atau pentilnya langsung
terpasang pada pelek. Bila ban tubles tertusuk benda tajam, tidak langsung menjadi kempes (tekanan udaranya tidak turun seketika) karena
lapisan dalamnya menghasilkan efek merapatkan sendiri.

2. C a s t e r
Caster adalah sudut antara king pin dengan garis vertikal yang dilihat dari samping kendaraan

Bila miringnya ke arah belakang disebut caster positif sebaliknya bila miringnya ke arah depan disebut caster negatif. Pada umumnya yang dipakai adalah caster positif karena dapat menghasilkan kestabilan kendaraan saat berjalan lurus dan daya balik kemudi setelah membelok lebih baik.

3. King pin inclination
Garis sumbu yang melalui ball joint atas dan ball joint bawah di-
sebut steering axis (sumbu kemudi). Sumbu ini dimiringkan ke arah da-
lam sekitar 5-7°. Kemiringan ini dinamakam king pin inclination. '
" Dengan adanya king pin inclination bersama-sama dengan camber, maka jarak  (offset) akan menjadi sangat kecil, sehingga kemudi akan lebih ringan dan kejutan akibat pengereman dan percepatan dapat berkurang. Di samping itu, dengan adanya king pin inclination dapat dihasilkan daya balik kemudi
dengan ,memanfaatkan berat kendaraan.


Toe-in
Bila dilihat dari atas, roda-roda depan terlihat menyudut ke arah
dalam di bagian depan

Yang dimaksud toe-in adalah selisih antara jarak A dan B (toe-in = B - A). Biasanya selisih ini diatur
2 - 6 mm. Bila jarak bagian depan (A) lebih besar daripada jarak bagian belakang (B) disebut toe-out

Bila roda-roda depan memiliki camber positif maka bagian atas roda
mlring mengarah ke luar, sehingga roda-roda berusaha menggelinding ke arah luar pada saat mobil berjalan lurus dan akan terjadi
side slip yang berakibat ban cepat aus. Untuk mencegah hal ini maka diatasi oleh adanya toe-in.


penyetelan toe-in, cember; dan caster
Pada model suspensi independen, besarnya toe-in distel oleh tie-rod kiri dan kanan, sedangkan besar sudut camber dan caster distel dengan menambah atau mengurangi shim yang disisipkan pada upper arm rangka. Pada model suspensi tetap (satu poros), toe-in distel dengan mengubah-ubah tie-rod yang panjang, sedangkan besar caster distel
dengan menyisipkan busi tirus (bentuk baji) antara pegas daun dan rumah pores.