Kamis, April 25, 2013

Kontribusi media pembelajaran

Assalammualikum WR WB


Tugas Mid Semester
UNSRI WARNA BARU.jpgKontribusi Media Pembelajaran



Disusun
Oleh
Nama : Tenli Junaidi
NIM: 06111012005
Prodi : Pendidikan Teknik Mesin
Angkatan : 2011
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Sriwijaya

Kata pengantar
Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat tuhan Yang Maha Esa yang dengan rahmat dan kesehatan yang diberikan-Nya , penulis dapat menyelasikan tugas Mid Semestere “Media Pembelajaran “ yang dibutuhkan sebagai saah satu tugas mata kuliah Media Pembelajaran dan penambah ilmu pengetahuan dalam menyingkapi perkembangan teknologi media pembelajaran yang melesat jauh dengan perkembangan yang tiada hentinya meninggalkan dunia pendidikan kita.
Tulisan ini dibuat berdasarkan tuntutan pembimbing yang diambil dari berbagai sumber yang ada di internet  dan juag diharapkan tulisan ini dapat membantu dalam member pandangan tentang manfaat media pembelajaran bagi guru , mahasiswa yang ingin mengetahui lebih dalam tentang media pembelajaran. Pembahasan pada tulisan ini meliputi
Karangan tulisan ini menggunakan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami . di dalamnya dilengkapi denagn daftar pustaka sebagi referensi dan untuk membantu para pembaca menelusuri tulisan ini dari mana asalnya (sumbernya) . penulis mengucapkan terimah kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak hingga kepada pembaca
Penulis tentunya mengharapan koreksi dan masukan yang bersifat membangun kepada seluruh pembaca agar , kiranya , tulisan ini lebih baik.

Indralaya , April 2013




Daftar Isi
Kata pengantar ……………………………………………………………………………   2
Daftar isi …………………………………………………………………………………    3
BAB I ……………………………………………………………………………………    4
Pendahuluan ……………………………………………………………………………..    4
Latar belakang ……………………………………………………………………………   4
Manfaat dan Tujuan Makalah …………………………………………………………….   4
BAB II …………………………………………………………………………………….. 5
Pembahasan ……………………………………………………………………………….  5
BAB III …………………………………………………………………………………… 17
Penutup……………………………………………………………………………………. 17
Kesimpulan……………………………………………………………………………….. 17
Saran………………………………………………………………………………………. 17 
Daftar Pustaka…………………………………………………………………………….. 18




BAB 1
Pendahuluan
1.1 Latar belakang
Dalam suatu proses belajar mengajar, dua unsur yang amat penting adalah metode mengajar dan media pembelajaran. Pemilihan salah satu metode mengajar tertentu akan mempengaruhi jenis media pembelajaran yang digunakan.Meskipun masih ada berbagai aspek lain yang harus diperhatikan dalam memilih media, antara lain tujuan pembelajaran, jenis tugas dan respon yang diharapkan siswa kuasai setelah pembelajaran berlangsung, dan konteks pembelajaran termasuk karakteristik siswa. Meskipun demikian, dapat dikatakan bahwa salah satu fungsi utama media pembelajaran adalah sebagai alat bantu mengajar yang turut mempengaruhi iklim, kondisi, dan lingkungan belajar yang ditata dan diciptakan oleh guru.Guru sebagai fasilitator dalam kegiatan pembelajaran sudah seharusnyalah dapat menciptakan atau mempergunakan media yang sudah ada dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan. Maka dari itu dalam tulisan ini mengungkapkan betapa pentingnya media dalam pembelajaran
1.2 Metode penulisan / Kajian pustaka
Penulis mempergunakan metode observasi dan kepustakaan. Dalam metode ini penulis  mencari lewat internet yang berkaitan dengan penulisan makalah ini.penulis menulis juga hamper 100% diambil dari internet , dan menggabungkan dari berbagai kutipan tulisan dan menyimpulkannya.
1.3 Rumusan masalah  Pada makalah ini kami akan bahas tentang : Manfaat media pembelajaran., Fungsi media pembelajaran., Pengenalan beberapa media ,Pemilihan Media, Penggunaan Media


BAB 2
Pembahasan
2.1 PENGERTIAN
Hamalik mengemukakan bahwa pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, dan bahwa membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap siswa. Penggunaan media pembelajaran pada orientasi pembelajaran akan sangat membantu keaktifan proses pembelajaran dan menyampaian pesan dan isi pelajaran pada saat itu. Selain membangkitkan motivasi dan minat siswa, media pembelajaran juga dapat membantu siswa mengingkatkan pemahaman, menyajikan data dengan menaruk dan terpercahaya.
Menurut Marshall Mcluhan, Media adalah suatu ekstensi manusia yang memungkinkannya mempengaruhi orang lain yang tidak mengadakan kontak langsung dengan dia. Dalam arti sempit, media pengajaran hanya meliputi media yang dapat digunakan secara efektif dalam proses pengajaran yang terencana. Sedangkan dalam arti luas, media tidak hanya meliputi media komunikasi elektronik yang kompleks akan tetapi juga mencakup alat-alat sederhana seperti: tv radio, slide, fotografi, diagram, dan bagan buatan guru, atau objek-objek nyata lainnya.
Latuheru menyatakan bahwa media pembelajaran adalah bahan, alat, atau teknik yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar dengan maksud agar proses interaksi komunikasi edukasi antara guru dan siswa dapat berlangsung secara tepat guna dan berdaya guna. Berdasarkan definisi tersebut, media pembelajaran memiliki manfaat yang besar dalam memudahkan siswa mempelajari materi pelajaran. Media pembelajaran yang digunakan harus dapat menarik perhatian siswa pada kegiatan belajar mengajar dan lebih merangsang kegiatan belajar siswa.
Dan menurut saya bahwa media pembelajaran adalah suatu alat yang digunakan para pengajar dan pendidik untuk memudahkan menyampaikan pelajaran baik itu berupa visual , audio, audio visual dan lain –lain sehingga peserta penerima materi pelajaran tersebut bisa memahami.
2.2 FUNGSI DAN MANFAAT MEDIA PEMBELAJARAN
Levie & Lentsz mengemukakan empat fungsi media pembelajaran, khususnya media visual, yaitu : Fungsi Atensi Fungsi Afektif Fungsi Kognitif Fungsi Kompensatoris Fungsi atensi media visual merupakan inti, yaitu menarik dan mengarahkan perhatian siswa untuk berkonsentrasi kepada isi pelajaran yang berkaitan dengan makna visual yang ditampilkan atau menyertai teks materi pelajaran.
Sudjana & Rivai mengemukakan manfaat media pembelajaran dalam proses pembelajaran : Pembelajaran akan lebih menarik perhatian peserta didik sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar.
Dikutip dari tulisan http://febriandiniraharja.blogspot.com Kemp dan Dayton (1985) sebagai berikut :
1.                  Penyampaian materi dapat diseragamkan
2.                  Proses instruksional menjadi lebih menarik
3.                  Proses belajar siswa menjadi lebih interaktif
4.                  Jumlah waktu belajar-mengajar dapat dikurangi
5.                  Kualitas belajar siswa dapat ditingkatkan
6.                  Proses belajar dapat terjadi dimana saja dan kapan saja
7.                  Sikap positif siswa terhadap meteri belajar maupun tehadap proses belajar itu sendiri dapat ditingkatkan
8.                  Peran guru dapat berubah ke arah yang lebih positif dan produktif.

Menurut pendapat saya bahwa menyimpulkan dari pendapat para pakar ialah manfaat media dalam proses pembelajaran supaya pelajaran yang disampaikan lebih enak dilihat , dirasakan , dan di nikmati para peserta penerima materi.
2.3 JENIS DAN KARAKTERISTIK MEDIA
Menurut Schramm “mengelompokkan media menurut daya liputnya menjadi media massal, media kelompok, dan media individual. Selain itu, ia juga membuat pengelompokkan lain menurut control pemakaiannya dalam pengertian portabilitas, kesesuaiannya untuk di rumah, kesiapan setiap saat diperlukan, dapat tidaknya lajupenyampaiannya dikontrol, kesesuaiannya untuk belajar mandiri, dan kemampuannya untuk memberikan umpan-balik”.
Menurut Allen “ menghubungkan fungsi media dengan tujuan belajar yang hendak dicapai. Dari beberapa pengelompokkan media yang dikemukakan di atas dapat dilihat bahwa hingga saat ini belum terdapat suatu kesepakatan tentang taksonomimedia yang berlaku umum dan mencakup segala aspeknya.”
2.4 PERALATAN MEDIA
Dikutip di dalam tulisan http://sarulmardianto.wordpress.com bahwa
a.  Peralatan proyeksi (optik) terdiri dari :
1. Overhead projector (OHP) Peralatan ini menggunakan sistem optic (lensa-lensa) dan elektrik (kipas pendingin dan lampu proyektor). Overhead proyektor berfungsi untuk memproyeksikan (menyajikan) transparansi.
2. Microform reader Microform reader ini adalah peralatan untuk membaca bahan-bahan yang di simpan (dicetak) pada film dalam bentuk (ukuran) micro. Ada dua bentuk film yang digunakan, yaitu yang berbentuk gulungan (roll) disebut “micro film’ (ukuran yang umum dipergunakan ialah film 16 mm dan 35 mm). Ada pula yang berbentuk lembaran disebut “microfiche”.
3. Proyektor film-rangkai (film strip projector) Proyektor ini digunakan    untuk memproyeksiksn film rangkai (film strip).
4. Proyektor film-bingkai (slide projector) Fungsi utamanya adalah memproyeksikan film bingkai.
5. Proyektor film –gelang (film loop projector) Proyektor ini digunakan untuk memutar film gelang dengan menggunakan system proyeksi depan layar.
6. Proyektor film ( motion picture projector) Proyektor film ini menggunakan tiga sistem dalam kerjanya yaitu sistem optik, sistem mekanik dan sistem elektrik.
b. Peralatan elektronik, terdiri dari:
1. Radio perekam kaset audio ( radio cassette recorder)
2. Penala radio (tuner)
3. Perekam pita audio (open reel tape recorder)
4. Perekam kaset audio (cassette recorder)
5. Amplifier
6. Loudspeaker
7. Perekam kaset audio sinkron (cassette synchrocorder)
8. Perekam pita video (video tape recorder)
9. Perekam kaset video (video cassette recorder)
10. Piringan video (video disc)
11. Sambaing video (video cartridge)
12. Video monitor
13. Proyektor video”
2.6 PEMILIHAN MEDIA
Media Jadi dan Media Rancangan.
Ditinjau dari kesiapan pengadaannya media dikelompokkan dalam dua jenis, yaitu media jadi karena sudah merupakan komoditi perdagangan dan terdapat di pasaran luas dalam keadaan siap pakai (media by utilization), dan media rancangan karena perlu dirancang dan dipersiapkan secara khusus untuk maksud atau tujuan pembelajaran tertentu (media by design). Masing-masing jenis media ini mempunyai kelebihan dan keterbatasan. Kelebihan dari media jadi adalah hemat dalam waktu, tenaga dan biaya untuk pengadaannya. Sebaliknya mempersiapkan media yang dirancang secara khusus untuk memenuhi kebutuhan tertentu akan memeras banyak waktu , tenaga maupun biaya karena untuk mendapatkan keandalan dan kesahihannya diperlukan serangkaian validisasi prototipnya. Kekurangan dari media jadi ialah kecilnya kemungkinan untuk mendapatkan media jadi yang dapat sepenuhnya sesuai dengan tujuan atau kebutuhan pembelajaran setempat.
2.7 Dasar Pertimbangan Pemilihan Media.
Beberapa penyebab orang memilih media antara lain adalah:
a. Bermaksud mendemonstrasikannya seperti halnya pada kuliah tentang   media
b. Merasa sudah akrab dengan media tersebut, misalnya seorang dosen yang sudah terbiasa menggunakan proyektor transparansi
c.   Ingin memberi gambaran atau penjelasan yang lebih konkret, dan
d. Merasa bahwa media dapat berbuat lebih dari yang bias dilakukannya,misalnya untuk menarik minat atau gairah belajar siswa.Jadi, dasar  pertimbangan untuk memilih suatu media sangatlah sederhana, yaitu dapat memenuhi kebutuhan atau mencapai tujuan yang diinginkan atau tidak.
 2.8 Penggunaan Media.
Dikutip dalam tulisan blog Penggunaan dan efek media Melalui interaksi dengan media dan observasi terhadap orang lain, seseorang belajar tentang ekpektasi tentang konsekuensi dari penggunaan media yang membentuk tingkah laku mereka. Hasil positif seperti belajar hal baru, diversi dan belajar hal baru. Seseorang dengan sendirinya akan dapat membedakan mana yang baik dan buruk, serta melakukan suatu aksi untuk menghindari diri mereka dari media yang merugikan dan membosankan. Khalayak membaca dan menginterpretasikan teks yang disajikan oleh media melalui cara yang aktif.
Beberapa khalayak mungkin menerima makna yang diberikan oleh media. Tetapi beberapa khalayak lainnya menggunakan ide dan pengalaman mereka untuk menegosiasikan makna mereka sendiri, Bahkan beberapa dari mereka menentang makna yang ingin disampaikan media. Oleh karenanya, khalayak dianggap sebagai penonton yang aktif, bukan pasif. Social presence atau kehadiran sosial adalah derajat dimana komunikasi melalui media memiliki tingkat sosial yang sama dengan komunikasi tatap muka. Efek media merupakan dampak dari kehadiran sosial yang dimiliki media dimana menyebabkan perubahan di pengetahuan, sikap dan tingkah laku kita yang merupakan hasil dari menggunakan media. Content Analysis adalah metode dasar dari penelitian dampak media, digunakan untuk mengkarakterkan sistem dari isi media dengan menyebutkan satu demi satu tingkah laku, tema dan dan aktor yang muncul di media. Walaupun begitu, analisis seperti itu tidak dapat diguankan untuk untuk membuat kesimpulan tentang efek yang sebenarnya dari media. Penelitian eksperimental menguji hubungan antara penggunaan media terhadap isi media dan efeknya terhadap khalayak di bawah kondisi laboratorium yang terkontrol . Metode survey dilakukan dengan penyebaran kuesioner kepada subyek yang ingin dijadikn sampel. Walaupun begitu, hasil dari penelitian ini tidak dapat digeneralisasikan sebagai sesuatu yang benar.
2.9 Dikutip dari blog http://rafleckt.wordpress.com
“  Learning  “with” and “from” media and technology
Thomas C. Reeves points out that “media and technology have been introduced into schools because it is believed that they can have positive effects on teaching and learning” (1998, p.1). In addition, there is an important approach educational researchers have indicated which argues that both media and technology can effectively be used in schools as phenomena to learn both from and with (Jonassen, & Reeves, 1996). In terms of learning  “from” technology, it includes the instructional television, computer-based instruction, or integrated learning systems that have been implemented into classrooms (Reeves, 1998, p.4). Learning “with” technology means to use the technologies as cognitive tools to create constructivist learning environments (Reeves, 1998). Moreover, many researchers such as Jonassen (1996) have shown that the learning process might be changed as an effect of predominant media being used, because “technology or media has been successfully evaluated as type of cognitive mind tool” (Kenny, 2001, p. 210). Therefore, the media and technology can play a powerful role to improve instructions “when students can actively use them as cognitive tools rather than simply perceive and interact with them as tutors or repositories of information” (Reeves, 1998, p.25). It seemsapparent that media does play an important role in the design of an instructional method, because technology can more readily provide a highly learner-oriented and interactive environment in a less expensive way.

2.10 The impact of media and technology in school settings
If we look back at prior educational environments before the invention of computers and multimedia technologies, we see there were other types of technologies introduced as instructional tools such as radio, film, and television into classrooms with a certain degree of success (Nathan, & Robinson, 2001). Today, digital technologies have greatly influenced children in the 21st century. Educational experiences have remained consistent even while there have been some significant changes in the modes and models of teaching and learning with the advance of technology, mainly due to the invention of the Internet and the popularity of personal computers. Thus, educators should deliberately “look differently on communicating and educating today’s media-centric youth” (Kenny, 2001, p. 210) and use those technologies to be the instructional supplementary materials that enable pedagogies to be more diversified.







BAB III
Penutup
3.1 Kesimpulan
Dalam suatu proses belajar mengajar, dua unsur yang amat penting adalah metode mengajar dan media pembelajaran. Kedua aspek ini saling berkaitan. Pemilihan salah satu metode tertentu akan mempengaruhi jenis media pembelajaran yang sesuai, meskipun masih ada berbagai aspek lain yang harus diperhatikan dalam memilih media. Media mempunyai manfaat dan fungsi sebagai sarana bagi guru untuk dapat menyampaikan materi pelajaran menjadi lebih menarik, tidak hanya monoton, siswa tidak hanya diajak untuk berhayal dan membayangkan saja tetapi siswa dapat melihat kenyataan walaupun hanya melalui gambar ataupun video.
Serta peran guru sangat penting dalam pembelajaran , pemilihan media , serta penerapan disekolah sehingga anak didik bisa memerima materi belajar yang baik fungsi – fungsi dari media sangtlah banyak . Penggunaan media tidak hanya membuat proses pembelajaran lebih efisien, tetapi materi pelajaran dapat diserap lebih mendalam. Siswa mungkin sudah memahami permasalahan melalui penjelasan guru. Pemahaman itu akan lebih baik lagi jika diperkaya dengan kegiatan melihat, menyentuh, merasakan atau mengalami melalui media. Di samping itu, media dapat memperkuat kecintaan dan apresiasi siswa terhadap ilmu pengetahuan dan proses mencari ilmu itu sendiri.
Dengan penggunaan media dalam proses pembelajaran peranan guru lebih positif karena; (1) guru tidak banyak mengulang–ulang penjelasannya, (2) dengan mengurangi waktu untuk menjelaskan maka guru dapat memberikan perhatiaanya kepada aspek–aspek pembelajaran yang lain dan (3) peran guru meningkat bukan hanya sebagai pengajar, tetapi berperan juga sebagai penasehat, konsultan dan manager.

3.2 Saran
Sebaiknya bagi seorang guru dapat menggunakan media pembelajaran sehingga siswa lebih antusias dalam mengikuti pelajaran yang disampaikan dan motivasi belajar menjadi lebih meningkat. Dan guru juga harus pitar mengunakan media sesuai mata elajran yang diajarkan , keadaan fasilitas sekolahnya , serta kemampuan dari guru tersebut
















Daftar pustaka
https://www.google.co.id/search?q=konstribusi+media+dalam+proses+pembelajaran&rlz=1C1CHMO_idID501ID501&aq=f&oq=konstribusi+media+dalam+proses+pembelajaran&sourceid=chrome&ie=UTF-8